Rabu, 09 November 2016

Tips dan Trik Seputar Wisuda

Hari Wisuda adalah hari spesial untuk semua orang yang akan merayakan. Segala persiapan khusus dilakukan agar tidak ada kendala sekecil apapun saat hari itu datang. Sama dengan yang gue alami kemarin, kemarin adalah hari penting untuk gue, pasalnya gue melakukan wisuda hari itu.
Gue mempersiapkan banyak sekali hal, dari persiapan paling sepele, hingga persiapan yang paling besar. Gue pikir cukup dengan melakukan persiapan, ternyata enggak. Gue butuh banyak tips dan trik dari orang lain. Sedihnya, gue hanya mendapatkan sedikit kedua hal itu. Maka dari itu, gue membuat tulisan ini agar kalian nggak mengalami hal yang gue alami saat gue wisuda kemarin atau wisuda kalian akan lengkap dengan membaca tips dan trik dari gue. Hehe
Apa itu tips dan trik nya? Here they are!

1. Bawa tas kecil

Saat memasuki gedung wisuda, penting sekali untuk lo bawa tas kecil. Karena tas itu akan sangat membantu lo membawa barang yang paling lo butuhkan terutama ponsel. Untuk kaum wanita sih biasanya mereka perlu membawa kaca (untuk cek make up mereka, apakah luntur atau enggak wkwk), lipstik (untuk touch up every second, lebay sih tapi lipstik itu sangat dibutuhkan!), tissue/kertas minyak (oh my God, gue harus bilang bahwa tissue akan sangat dibutuhkan untuk lap air mata lo karena haru hihi, kertas minyak juga lo butuhkan untuk lap keringat lo saat akan masuk ruang wisuda--yes, di luar panas sekali dan lo butuh menempelkan kertas minyak untuk menyeka keringat tersebut atau jika wajah lo mudah berminyak). Pokoknya, jangan sampai nggak bawa tas kecil, karena lo akan sangat rugi jika tidak membawanya! :D

2. Pastikan orang tua/pendamping wisuda lo ready dengan kamera atau ponselnya

Ini penting banget, terutama untuk lo yang hits dan punya banyak teman. Karena lo bakal bertemu dengan sejuta umat yang hendak berfoto dengan lo saat lo keluar gedung wisuda. Jangan sampai kehilangan momen dengan orang terkasih lo, oleh karena itu, pastikan pendamping wisuda lo memegang ponsel/kamera mereka untuk mengabadikan momen tersebut. Meskipun akan ada banyak sekali orang yang nggak lo kenal dan mereka menyesakkan lo, jangan malas, tetap pastikan pendamping lo pegang kamera dan jepret momen tersebut. Ya, banyakin foto, kapan lagi lo jadi ratu/raja sehari selain di hari pernikahan lo. Hehehe

3. Bawa pentul

Kalau lo sudah memastikan bahwa lo nggak akan butuh pentul, nggak masalah, tetap bawa barang kecil dan tajam tersebut. Karena itu akan sangat berguna untuk orang lain, lo bisa bantu orang lain atau teman lo yang memang membutuhkannya. Percayalah, sedikit niat baik lo tetap dicatat oleh Tuhan meski pada aksinya, pentul yang lo bawa tidak dibutuhkan orang lain. Wkwk tapi tapi, pentul itu penting banget sih, jangan sampai nggak dibawa ya!

4. Pilih kebaya/kemeja yang nyaman

Nyaman yang gue maksud adalah yang warnanya tidak terlalu terang. Mengapa? Karena kebaya/kemeja yang warnanya terang akan sangat mengganggu lo ketika lo kepanasan. Hari wisuda adalah hari berkumpulnya sejuta umat, sesak, dan sangat panas. Ketika panas, lo akan berkeringat. Ketika berkeringat, baju lo akan basah, ketika basah lo akan keki untuk melepas baju toga lo. Hahaha lo nggak mau itu kejadian kan? Apply saran gue, pilih kebaya/kemeja yang warnanya gelap yang mampu menyamarkan keringat lo. Atau untuk pria, kalian bisa pakai kaos double, tapi itu akan membuat lo semakin kepanasan, terserah sih. Atau untuk wanita, pilih kebaya yang warnanya gelap atau penuh dengan payet, agar keringat lo tersamarkan. Hehehe

5. Sempatkan untuk melepas baju toga lo

Ini penting banget dan ini kejadian dengan gue. Saking capeknya karena ada banyak sekali orang, gue nggak sempat melepas baju toga gue. Padahal itu adalah momen besar, lo sudah menyiapkan dengan matang kebaya yang akan lo pakai untuk wisuda, hanya karena kelelahan, gue sampai lupa bahwa gue ingin berpose dengan kebaya gue tanpa baju toga. Seharusnya selepas wisuda, ketika di rumah, gue masih bisa melakukannya, tapi apa daya, jalan dari gedung wisuda ke rumah gue sangat jauh sehingga ketika sampai rumah, hari sudah gelap dan cahaya malam sangat buruk untuk hasil foto yang maksimal.

6. Pilih sepatu yang nyaman

Untuk kaum wanita, rasanya ingin terlihat tinggi di hari spesial merupakan hal yang sangat wajib dilakukan. Gue pun merasa demikian, karena gue akui, tinggi tubuh gue di bawah rata-rata orang Indonesia kebanyakan huhu. Tapi kaum wanita, nggak semua orang terbiasa dengan heels yang tinggi, 5cm, 7cm, 9cm, 12cm. Ketika belajar menggunakan heels, semua akan terasa baik-baik saja. Lo merasa tidak ada yang salah dan bahkan lo merasa begitu dewa karena baru mencoba memakainya, lo begitu lancar berjalan sepanjang 1m, 2m, 4m. Tetapi ketika hari itu datang, semua akan berubah 180 derajat. Karena ketahuilah, jalanan yang akan lo pijak tidak hanya sepanjang 1m, 2m, 4m, lebih dari itu dan sangat panjang.
Maka yang harus lo lakukan adalah mencoba berjalan di atas jalan sepanjang lebih dari 4m, 4km misalnya. Lo rasakan, bagaimana kaki lo selesai berjalan dengan heels setinggi 12cm, apakah sakit? Ya, bagian kaki lo terutama betis akan sangat pegal dan butuh pertolongan pijat. Wkwkwk maka dari itu, jika lo merasa belum cukup lancar menggunakan heels, tidak usah dipaksakan, karena hal tersebut akan menghambat lo berjalan ke mana pun untuk menemui orang terkasih lo. Pakailah sepatu yang nyaman menurut lo, tapi nggak sendal jepit juga sih.

7. Tentukan MUA dari jauh-jauh hari

Lagi, persiapan wisuda untuk kaum wanita memang 4x lebih ribet dibanding kaum pria, mereka seakan menjadi kaum paling rempong dalam sepekan terakhir sebelum wisuda. MUA atau Make Up Artist merupakan hal yang wajib lo tentukan dari jauh hari sebelum hari wisuda datang, MUA membantu lo mendapatkan look yang sempurna untuk hari spesial lo. Oh ya, meskipun ada yang bisa mendapatkan MUA h-seminggu wisuda, nggak perlu tuh lo ikuti. Karena dapat MUA dadakan nggak semua orang bisa dapatkan, tergantung rejeki lo. Kalau lo kebetulan sial dan ga ada MUA yang lo dapatkan gimana, siapa yang akan mendandani  lo?
Maka, mencari MUA dari jauh hari adalah hal yang harus lo lakukan. Oh ya, kalau kalian memang ga perlu MUA sih, ya nggak perlu baca tips ini. Hehe Karena nggak semua orang sebetulnya pakai MUA, terutama untuk mereka yang sudah cantik dari lahir, yang tanpa blush on pun, pipi mereka sudah merona, yang tanpa ngalis pun, alis mereka udah badhai. Nah gue, gue jauh dari itu semua wkwk, makanya menentukan MUA wajib untuk gue hukumnya.
Dalam menentukan MUA, juga ada komponen yang harus lo perhatikan. Cari MUA sebanyak-banyaknya, jangan mudah puas dengan 1 MUA, karena harga MUA itu sangat variatif, cara mereka menentukan harga juga berbeda-beda, dan yang paling penting sih tentukan MUA yang nyaman. Ketika lo tanya-tanya aja mereka sangat open, apalagi saat lo banyak maunya nanti saat di make up. MUA yang nyaman akan memberikan tampilan yang lo butuhkan.

Segitu aja dulu deh tips dan trik gue, mungkin sudah terlalu banyak hehe. Kalau masih ada tips yang gue lewatkan atau ada kejadian lain seputar wisuda yang kalian alami, boleh share ke pembaca lain di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa di share dan subscribe postingan blog gue ya, dadah! Hehe

Senin, 22 Februari 2016

Mau Kentut Tapi Malu

Sebenarnya ini merupakan tulisan yang gue kirim untuk mengikuti kompetisi menulis di suatu event. Tapi berhubung tulisan gue ditolak (Hiks), akan gue post secara pribadi di blog kesayangan gue (Yang sudah amat lama tak gue sambangi :' Maklum, status masih mahasiswa tingkat akhir).
Nah daripada banyak babibu, yuk mari dibacaaaa :))

Entah mengapa, kentut bisa tergolong ke dalam aib yang nggak boleh diketahui orang lain. Entah mengapa, kesalahan kentut fatal banget, sampai setara dengan hamil di luar nikah (astagfirullah hal adzim).
Padahal kalau diteliti, kentut itu cuma buang angin. Sepele bukan? Lo juga nggak boleh mikir kalo kentut itu haram karena lo bahkan harus ke dokter dan bayar mahal demi lo bisa kentut.
Oh iya, masalahnya angin itu bau! Wkwkwk dimana kebanyakan dari kita paling anti sama sesuatu yang bau, apapun yang bau.

Tapi gimana dong kalau kita mau kentut tapi malu? NGGAK USAH MALU. Nggak usah takut di-judge orang lain, toh dia bukan Tuhan yang bakal ngelarang lo masuk surga kalau lo berdosa.
Oke, langsung deh gue kondisikan ke dalam situasi berikut, yaitu pada kondisi apa lo boleh nggak malu untuk kentut:

1. Kentut di depan banyak orang
Lagi ngobrol sama temen-temen di kamar, udah sampai ngebahas salah satu temen lo yang diselingkuhin pacarnya, terus tiba-tiba lo pingin kentut, bener-bener nggak tahan untuk kentut. Coba lo izin dulu, kasih sedikit pengertian, dan kalau lo diizinkan untuk kentut, baru deh kentut.
Jangan tiba-tiba kentut dan terlebih lagi, lo termasuk orang yang tutup hidung, seakan menutupi hal yang barusan lo lakuin.

2. Kentut di bioskop
Lagi nonton di bioskop, tiba-tiba perut lo sakit dan memerintahkan lo untuk mengeluarkan gas beracun itu, coba lo alihkan perhatian khalayak ramai dengan hal lain. Lo pasti kreatif dalam hal cari perhatian :p Misalnya lo teriak, "TOLOOOONG" pas lagi kentut, dengan begitu orang-orang nggak akan masalah dengan suara kentut lo.

3. Kentut di kamar mandi
Puasin, nggak akan ada yang marahin kalau lo kentut di dalam sana. Mau lo kentut sambil salto juga nggak akan ada yang tahu dan di sini lo bisa mengekspresikan kentut lo sesungguhnya.

4. Kentut di depan mantan
Ini nih, level yang setara dengan poin di atas, ya, kentut di depan mantan. Mantan adalah lokasi yang pas untuk mengeluarkan kentut selanjutnya. Lo bisa banget sengaja nahan poop 3 hari dan ngeluarin angin kebahagiaan itu di depan mantan lo. Nggak tega? Coba kentutnya dibarengi dengan nyanyi lagu Mantan Terindahnya Raisa, niscaya dia akan luluh dan ngajak balikan. Cieee


Intinya sih, apapun kentutnya, di mana pun lokasinya, sedang dengan siapa lo saat itu, kalau lo mulas dan ingin kentut, mbok ya izin dulu. Budayakan izin, jangan kayak gebetan yang tiba-tiba ngilang. Coba kasih pengertian dan sesuaikan dengan kondisi yang ada. Kalau kira-kira kentut lo nggak akan diterima, coba cari hati lain yang akan nerima. Hehehe :')