Kepoin Sejarah Mukena

Guys, barusan gue shalat menggunakan mukena yang bentuknya terusan (one pieces) tanpa jilbab. Gue sangat excited. Sembilan belas tahun gue nggak pernah suka pakai mukena yang bentuknya kayak pocong itu dan gue barusan menggunakannya karena nggak ada lagi mukena yang bentuknya normal (two pieces-atasan dan bawahan) dengan keadaan normal. Yang tersedia hanya mukena terusan dan yang lainnya robek-robek, sedih banget sih... Gue berasa shalat di tengah hutan bareng tarzan.

Ketika gue buka resletingnya dan mulai memasukkan badan gue ke dalam mukenanya, rasanya kayak gue baru aja abis dimandikan dan siap untuk dikafani. Naudzubillah hi mindzalik! Hahaha dan ketika gue sujud, bentuk lengannya benar-benar persis seperti pocong! Hoaaaa oke pembahasan gue sangat ngawur! Lupakan masalah mukena dengan bentuknya. :D

Edisi puasa hari ke 21 yang tinggal 8 hari lagi ini gue pingin membahas tentang sejarah mukena. Yaelah Put, tengah hari bolong gini lo bahas sejarah??? HOAMMMMM!!
Eits, nggak ada salahnya lho kita tahu lebih banyak tentang alat shalat yang digunakan oleh kaum muslimah di sebagian negara di bagian Asia Tenggara ini. Apalagi ini merupakan alat yang setiap 5 waktu dalam sehari kita gunakan.

Kok cuman Asia Tenggara?? Emang di negara lain enggak???

Nah, belum lama baca aja udah nambah kan wawasannya? :)
Katanya, mukena dengan setelan kerudung besar dengan rok bawahan hanya dapat kita temui di Indonesia dan sebagian daerah di Asia Tenggara saja. Seperti dikutip Nur Qolbu dan beberapa laman terkait, di negara lain seperti di Timur Tengah, muslimah menggunakan barqa atau abayya.
Lain pula Pakistan dan India. Muslimah di dua negara tersebut menggunakan tarha dan syrwal untuk shalat. Tarha adalah pashmina lebar yang menutupi hampir seluruh tubuh, sedangkan syrwal adalah celana dengan model aladin dengan serutan di bagian belakangnya. Unik ya? Gue jadi penasaran pingin mencoba alat shalat yang berbeda-beda itu. :D

Sejarah penggunaan mukena di Indonesia sangat unik lho, teman-teman.
Mukena sebenarnya merupakan hasil perpaduan budaya tradisional Pulau Jawa Indonesia dengan masuknya Islam ke Indonesia. Pada awal sebelum Islam masuk ke Indonesia, wanita Jawa umumnya berpakaian kain panjang tanpa dijahit dan kemben dililit. Setelah para penyebar Islam masuk seperti Wali Songo, revolusi budaya pun mulai timbul.

Revolusi ini mengatur tata cara berpakaian kaum wanita Jawa. Kemudian timbul berbagai macam gagasan. Dari berbagai macam gagasan itu, muncullah mukena di Indonesia. Keren ya mukena bisa muncul?? Dari mana coba? Wkwkwk oke lanjut!

Wali Songo berkompromi dengan kaum wanita pada saat itu tentang penggunaan mukena. Setelah itu didapat hasil yakni yang boleh terlihat hanya telapak tangan dan wajah saja seperti yang kita ketahui pada saat ini, guys. Penggunaan mukena juga tidak boleh memperlihatkan bentuk tubuh. Jadi, kalau kalian lihat wanita berhijab syar'i yang jilbabnya super panjang dan bajunya luebar buanget itu nggak papa kalau shalat. Karena, bentuk tubuhnya tak nampak.
Penggunaan mukena dengan model atasan dan bawahan, pada umumnya hanya dapat ditemui di Indonesia, Malaysia, dan Filiphina. Sehingga dapat dikatakan bahwa mukena merupakan budaya Islam Melayu. Di Malaysia sendiri mukena disebut dengan telekung. Dan selain Islam Melayu, kaum wanita di negara lain biasanya hanya mengenakan baju rapi panjang dan tak berbentuk.

Nah, guys, udah tahu sejarah mukena, sekarang shalatnya harus makin rajin ya biar pahalanya nambah! Tapi, apapun namanya, bagaimana pun bentuknya, dan di manapun kita berada, yang penting shalatnya khusyuk :)

Komentar

  1. assalamu'alaikum wr wb.
    salam silaturrahim,

    semoga ukhwah islamyyah selalu terjaga baik di udara dan darat,,,, terima kasih mbak puji sudah berkunjung di blog saya semoga menjadi kerberkahan baik di dunia dan akhirat

    BalasHapus
  2. Aamiin. makasih infonya ya ukhti...

    BalasHapus
  3. Mukena nya cantik-cantik. Yuk tetep berbusana muslim yang cantik

    BalasHapus
  4. terima kasih infonya, sangat bermanfaat
    salam hangat dari kami www.mukenadistro.com

    BalasHapus
  5. makasih informasinya, sangat bermanfaat, salam dari mukena VIP mbak

    BalasHapus
  6. infonya sangat menarik dan bermanfaat. mukena Tsurayya

    BalasHapus
  7. terima kasih atas ilmu yang di berikan..saya tunggu artikel-artikel selanjutnya :) saya ingin berbagi ilmu sedikit mengenai mukena Sebagian besar ulama kita telah bersepakat bahwa busana yang sesuai dengan syarat untuk menutup aurat wanita dalam{Enter}shalat adalah baju kurung beserta kerudung (yang sekarang dikenal dengan mukena) ... salah satu trend zaman sekarang yaitu mukena katun jepang ,,ingin Dapat barangnya kualitas top di sini tempatnya GROSIR MUKENA KATUN JEPANG ( www.mukenadistro.com )

    BalasHapus
  8. Memang bener2 luar biasa berhijab itu, karena dapat melindungi kita dari orang yg mau berniat kurang ajar ke kita ya mbak. Padahal Sebenarnya aq dulu risih juga kalo pake hijab, tapi ketika pakai hijab dari PRODUSEN MUKENA KATUN JEPANG. saya malah lebih suka karena mukenanya nyaman, lembut dan adem. Makasih ya mbak udah berbagi tips dan ceritanya...

    BalasHapus
  9. Assalamu'alaikum...

    Maaf, mau tanya.
    Berhubung akhir tahun rencana ingin umroh. Saya baru mencari Mukena Umrah untuk ibu dan istri saya. Apakah Anda menyediakan Mukena Umrah ? Atau ada info tempat menjualnya?

    Terimakasih

    BalasHapus
  10. mukena kualitas premium, trendy, dan nyaman.


    MUKENA SYAHRINI

    BalasHapus
  11. Eh sekarang juga ada yang baru loh.. celana dan kaos kaki bergabung, jadi deh legging wudhu pelangi... tanpa ribet lepas pasang kaos kaki saat wudhu. nih klik aja link nya.
    Legging Wudhu Pelangi

    BalasHapus
  12. Assalamu'alaikum...

    Maaf, mau tanya.
    Berhubung akhir tahun rencana ingin membeli tapi MUKENA rusak. Apakah Anda tahu tempat PRODUSEN MUKENA JOGJA ? Atau ada info tempat menjualnya?

    Terimakasih

    BalasHapus
  13. alhamdulillah ,bisa tau sejarah mukena :)
    ..........
    http://www.mukenadistro.com/

    BalasHapus
  14. Makasih Mba sudah berbagi tentang mukena top markotop ,,,, bingit thank from : mukena bali

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harapan dan Kesan Kuliah di Kampus Diploma IPB

Penulis? *tsah!

Cerita di Balik Pemilihan Jurusan Kuliah