Mau Kentut Tapi Malu

Sebenarnya ini merupakan tulisan yang gue kirim untuk mengikuti kompetisi menulis di suatu event. Tapi berhubung tulisan gue ditolak (Hiks), akan gue post secara pribadi di blog kesayangan gue (Yang sudah amat lama tak gue sambangi :' Maklum, status masih mahasiswa tingkat akhir).
Nah daripada banyak babibu, yuk mari dibacaaaa :))

Entah mengapa, kentut bisa tergolong ke dalam aib yang nggak boleh diketahui orang lain. Entah mengapa, kesalahan kentut fatal banget, sampai setara dengan hamil di luar nikah (astagfirullah hal adzim).
Padahal kalau diteliti, kentut itu cuma buang angin. Sepele bukan? Lo juga nggak boleh mikir kalo kentut itu haram karena lo bahkan harus ke dokter dan bayar mahal demi lo bisa kentut.
Oh iya, masalahnya angin itu bau! Wkwkwk dimana kebanyakan dari kita paling anti sama sesuatu yang bau, apapun yang bau.

Tapi gimana dong kalau kita mau kentut tapi malu? NGGAK USAH MALU. Nggak usah takut di-judge orang lain, toh dia bukan Tuhan yang bakal ngelarang lo masuk surga kalau lo berdosa.
Oke, langsung deh gue kondisikan ke dalam situasi berikut, yaitu pada kondisi apa lo boleh nggak malu untuk kentut:

1. Kentut di depan banyak orang
Lagi ngobrol sama temen-temen di kamar, udah sampai ngebahas salah satu temen lo yang diselingkuhin pacarnya, terus tiba-tiba lo pingin kentut, bener-bener nggak tahan untuk kentut. Coba lo izin dulu, kasih sedikit pengertian, dan kalau lo diizinkan untuk kentut, baru deh kentut.
Jangan tiba-tiba kentut dan terlebih lagi, lo termasuk orang yang tutup hidung, seakan menutupi hal yang barusan lo lakuin.

2. Kentut di bioskop
Lagi nonton di bioskop, tiba-tiba perut lo sakit dan memerintahkan lo untuk mengeluarkan gas beracun itu, coba lo alihkan perhatian khalayak ramai dengan hal lain. Lo pasti kreatif dalam hal cari perhatian :p Misalnya lo teriak, "TOLOOOONG" pas lagi kentut, dengan begitu orang-orang nggak akan masalah dengan suara kentut lo.

3. Kentut di kamar mandi
Puasin, nggak akan ada yang marahin kalau lo kentut di dalam sana. Mau lo kentut sambil salto juga nggak akan ada yang tahu dan di sini lo bisa mengekspresikan kentut lo sesungguhnya.

4. Kentut di depan mantan
Ini nih, level yang setara dengan poin di atas, ya, kentut di depan mantan. Mantan adalah lokasi yang pas untuk mengeluarkan kentut selanjutnya. Lo bisa banget sengaja nahan poop 3 hari dan ngeluarin angin kebahagiaan itu di depan mantan lo. Nggak tega? Coba kentutnya dibarengi dengan nyanyi lagu Mantan Terindahnya Raisa, niscaya dia akan luluh dan ngajak balikan. Cieee


Intinya sih, apapun kentutnya, di mana pun lokasinya, sedang dengan siapa lo saat itu, kalau lo mulas dan ingin kentut, mbok ya izin dulu. Budayakan izin, jangan kayak gebetan yang tiba-tiba ngilang. Coba kasih pengertian dan sesuaikan dengan kondisi yang ada. Kalau kira-kira kentut lo nggak akan diterima, coba cari hati lain yang akan nerima. Hehehe :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harapan dan Kesan Kuliah di Kampus Diploma IPB

Penulis? *tsah!

Cerita di Balik Pemilihan Jurusan Kuliah