Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Ibarat Gayung Bersambut

Sore ini gue sedang mendapat pencerahan mengenai ungkapan "Gayung Bersambut". Ketika mencintai seseorang, gayung bersambut berarti cinta yang berbalas. Ketika menjalin pertemanan, gayung bersambut berarti doi juga mau berteman dengan lo, jadi doi nggak akan ngomongin lo di belakang. Hehehe dan ketika bokap atau nyokap lo menyuruh lo melakukan sesuatu untuk bantu beliau di rumah, gayung bersambut berarti lo menyahuti mereka dengan bilang, "Oke bu/pak/dad/mom/pi/mi, siap laksanakan!!" Begitulah arti sederhana dari ungkapan gayung bersambut. Ya Tuhan, sederhana aja ada tiga contoh, gimana versi komplikasi nya? Hehehe, ya, kamu betul, ada banyak contoh dan implemennya dalam kehidupan nyata. :D

Karena gue sekarang sudah bekerja, gue akan banyak membicarakan implementasi ke dalam dunia kerja. Disimak dengan baik ya :)



Kalau ada yang bilang dunia kerja itu keras, betul. Gue baru merasakan itu sekarang, setidaknya setelah enam bulan gue bekerja. Kerasnya bukan berarti lo …

"Sayang" Aja Nggak Cukup...

Pernah nggak sih lo melakukan sesuatu yang enggak ada dasarnya? Kayak yaudah gue emang pingin aja melakukan hal itu dan basic-nya cuma satu, "SUKA". Yup, dan itu yang gue lakukan sekarang di kehidupan nyata gue, apa tuh? Gue suka menulis, menurut gue, gue bisa mengungkapkan apa aja lho yang gue mau atau gue pikirkan, dengan menulis. Gue lebih bisa menyampaikan dengan jeli, terstruktur, dan gue pikir orang lain lebih bisa mengerti berkomunikasi dengan gue melalui tulisan. :)
Ya, nggak gue pungkiri, terkadang gue juga masih menulis "Gimana ya? Ya pokoknya gitu deh..." yang artinya gue masih belum bisa menggambarkan dengan kata-kata atau belum menemukan kata-kata yang pas dalam menggambarkan kondisi tersebut, hehe tapi itu gue anggap nggak masalah kok, asal apply tulisannya dikondisikan dengan keadaan. Contooooh, nggak mungkin kan lo lagi buat tulisan yang bersifat informatif tapi lo pakai kalimat seperti yang gue cetak super gede kayak di atas...

Sebetulnya nggak ad…

Newbie Beauty Enthusiast

Gila, hari gini lo baru suka dandan? Hello, kemana aja lo? Ih nggak update banget! Hahaha! Barusan di atas adalah cemoohan buat diri gue sendiri sebagai seorang yang baru menyukai apapun terkait make up dan kecantikan. Hahaha
Menurut kalian masalah nggak sih kalau seseorang baru menyukai dunia kecantikan dewasa ini? Menurut gue kok rada telat ya, hihi karena orang lain bahkan di bawah umur gue sudah expert sekali di bidang ini. Tapi balik lagi sih ke prinsip gue, nggak apa, lebih baik telat daripada nggak sekali, setidaknya gue peduli dengan masa depan gue untuk tidak menghamburkan uang hanya untuk membayar MUA/Make Up Artist yang mehongnyaaa ruarrrr biasaahhh... 
Memang sih, itu yang melatarbelakangi gue mengapa gue sekarang seorang beauty enthusiast hihi. Eniweeee, buat kalian yang juga sama seperti gue, baru mau nyoba, baru tahu, baru akan konsen ke dunia yang nggak murah itu. Ada banyak hal lho yang harus kalian perhatikan. Mau tahu? Lanjutin bacanya, Boss hihi
1. Perbanyak ref…